Showing posts with label Makassar. Show all posts
Showing posts with label Makassar. Show all posts

Lupakan Diet Jika Kalian ke Kotaku…

Mungkin salah satu faktor mengapa susah untuk meninggalkan Makassar dan pindah ke kota lainnya tidak lain karna kulinernya. Kalau disuruh untuk memilih makanan apa yang paling khas di Makassar, saya tidak bisa memilihnya.mengapa? Karena semua makanan di kota ini unik, enak, dan dijamin kalian akan ketagihan. Jadi kalau kalian sedang diet dan berencana liburan ke kotaku ini maka jauhkanlah niat diet kalian karena di sini lidah kalian benar-benar akan dimanjakan dengan berbagai macam makanan (berat badan bertambah bukan kesalahan dari kami).

Coto Makassar

image
Coto Makassar atau coto mangkasara adalah salah satu makanan tradisional Makassar berupa soto.makanan ini terdiri dari daging dan jeroan sapi yang telah direbus lalu diiris-iris dan dibumbui dengan bumbu racikan yang terdiri dari ketumbar sangrai, jintan, merica, lengkuas, bawang putih, serai, bawang putih, kaang tanah, air jeruk nipis, dan penyedap rasa. Ciri khas coto Makassar yang membedakannya dengan soto pada umumnya adalah digunakannya kacang tanah sangrai sebagai salah satu bumbu halus. Coto Makassar biasanya dihidangkan dengan ketupat.

Penjaga Kelangsungan Kearifan Lokal dan Budaya

Kota Makassar tidak selalu tentang demonstrasi, tawuran atau apa saja yang masih dan tetap hangat di media, demikian hemat penulis. Makassar dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang cukup masif dalam bidang industri kreatif. Bak biji kacang di tanah yang subur, bermuculnya banyak komunitas atau kelompok yang terbentuk dari bermacam-macam kesamaan tujuan kecil yang berkesinambungan. Beberapa yang beralasankan kepedulian terhadap edukasi dan kaum marginal, ada yang terbentuk karena cinta alam dan lingkungan, ada juga atas dasar kesamaan hobi & kegemaran dan lainnya sebagai suatu kesatuan gerakan.  

Menyinggung tentang hobi, penulis tertuju kepada komunitas pecinta hewan sebagai peliharaan. Sebelumnya di tema pertama #30HariKotakuBercerita tentang pantai losari, saat car freeday, tidak sulit menemukan mereka dengan masing-masing peliharaan. Pengunjung bahkan diberi kesempatan untuk mengambil gambar dan bermain ringan. Bahkan beberapa dari mereka terkadang kepincut untuk memiliki hewan peliharaan juga.

Pasar Hobi, sepertinya tempat yang tepat untuk menuntaskan keinginan itu. Pasar yang terletak di Todupuli, sekitar seperempat jam dari Mal Panakkukang ini dapat diakses dengan pelbagai jenis moda transportasi. Bisa ditebak alasannya dinamakan sebagai Pasar Hobi, sebab di pasar ini terdapat bermacam-macam hewan peliharaan. Jenis unggas, reptil, pisces, hewan laut lainnya maupun amfibi bisa dikatakan tersedia di pasar ini. Harganya pun bervariasi, mulai 10 ribuan sampai jutaan lho. Namun sebagian kolektor, mengoceh kantung dalam-dalam pun tak jadi masalah.  


Fort Rotterdam


Fort  Rotterdam  awalnya  bernama  Benteng  Jum  Pandang  (Benteng Ujung Pandang) adalah sebuah benteng peninggalan Kerajaan Gowa‐Tallo. Letak benteng ini berada di pinggir pantai sebelah Barat Kota Makassar. Berdasarkan  Perjanjian  Bungayya  yang  ditandatangani  pada  tanggal 16 November 1657, Benteng Ujung Pandang  jatuh ke tangan Belanda. sejak saat itu, benteng ini berubah nama menjadi Benteng Rotterdam. Bangunan‐bangunan  kayu yang sebelumnya berada di dalam benteng dihancurkan dan diganti dengan  bangunan beton. Saat itu, Fort Rotterdam menjadi benteng  pertahanan  termegah  dan  terindah di akhir abad ke ‐17 dengan sebutan “Kasteel” atau “Puri”  karena  fungsinya  sebagai permukiman pejabat tinggi Pemerintah Belanda. (dikutip dari berbagai sumber)

Menghilangkan Penat di Sudut Kota Makassar

image
duduk di pinggir pantai menikmati angin sepoi-sepoi

Saya tidak tahu harus darimana menuliskan soal kota tempatku dilahirkan dan dibesarkan. Kota ini mungkin banyak disebutkan di media sosial.entah soal wisata kulinernya, tentang wisata alamnya, ataupun tentang masyarakatnya.

Kalian yang pernah ke Makassar pasti sudah tidak asing dengan pantai Losari. Bagi yang belum pernah ke Makassar, setidaknya pernah mendengar atau pun melihat melalui media TV tentang pantai Losari. Pantai Losari ini merupakan ikon dan kebanggaan orang Makassar. Setiap harinya dari pagi hingga malam banyak yang ke sini hanya untuk melepaskan penatnya. Di sepanjang pantai Losari ini dulunya terdapat warung-warung tenda yang menyambung satu sama lainnya sepanjang kurang lebih 1 km. Berbagai jenis makanan bisa ditemui di sini, menikmati suasana malam ditemani deburan ombak dan keluarga, pacar ,atau sahabat tersayang.


PosCinta. Powered by Blogger.