Showing posts with label Banjarmasin. Show all posts
Showing posts with label Banjarmasin. Show all posts

Bekelotokan di Sungai Martapura

Rekreasi di Banjar kalo menurut aku sebenernya gak ada. Karena rata-rata semua gratisan. Iya, orang Banjar sukanya gratisan ehehe. Tapi kalo hiburan berbayar itu keknya sih bekelotokan. Baru denger yang namanya bekelotokan? Jadi kelotok itu transportasi khas di daerah Banjarmasin. Kenapa kelotok? Karena Banjarmasin dipenuhi oleh sungai. Jadi kemana-mana ada air. Kota Banjarmasin ini dikelilingi sungai Martapura. Jadi kita bisa keliling sungai Martapura pakai kelotok. Rekreasi kelotok ini bervariasi loh. Kita bisa ke pasar lok baintan, ke pulau kembang atau cuma keliling daerah sabilal.
image
Ini salah satu contoh rekreasi pakai kelotok nih ya. Murah kok cuma 5000 per orang dan sekali jalan. Tempatnya di Siring Tendean. Jamnya dari pagi sampai malam ada aja kok yang mangkal. Kita bisa duduk diatap kelotok atau didalam kelotok. Kalo mau liat pemandangan sana sini dan tahan panas-panasan sarannya sih diatas. Tapi kalo engga dibawah juga bagus kok. Rutenya itu dari Siring Tendean terus kita dibawa ke Pasar Sudimampir, melewati jembatan Merdeka, sampai ke jembatan Dewi.
image
Nanti kelotoknya bakalan puter balik terus ke arah jembatan Pasar Lama. Kita bakalan ngeliat menara Pandang, panggung depan gubernuran. Terus jembatan Pasar Lama.
image
Asik loh liat pemandangan dari atas kelotok. Mana berangin seger gitu. Masih gak puas naik kelotok cuma muter-muter? Bisa dilanjutin ke pulau kembang. Tapi kalo mau kesana usahakan rame-rame, soalnya kita mesti booking 1 kelotok. Tarifnya sekitar 300an kalo gak salah. Di kelotok itu muat sampe 15 orang kok. Hemat kan? Ehehe. Pulau kembang itu jaraknya sekitar 30 menit dari sabilal.
image
Sebenernya itu bukan pulau sih, semacam delta gitu. Dipenuhi pohon trus banyak monyet ekor panjang. Tiket masuknya 5000 per orang. Saran nih ya, kalo takut monyet mending gausah turun dari kelotok. Soalnya di dermaganya aja udah banyak monyet.
image
Pemandangan didalamnya bagus loh. Macam hutan-hutan gitu. Bagus buat foto-foto. Cuman mesti hati-hati, monyet disini jinak kok sebenernya cuman suka usil. Tas bawaan kita atau kresekan yang kita bawa sering diincar mereka. Dikirain bawa makanan makanya gitu. Jadi pernah dulu pas kesana, dibikin nangis monyet. Gara-gara tasku ditarik monyet paksa, dikira ada makanan. Jadi kalo gamau pake acara macam gitu mending printilan ribet ditinggal aja di kelotok.
image
Segitu aja dulu tentang wisata di daerah Banjarmasin, memang gak banyak sih. Cuman asik. Tertarik? Yuk kesini, ntar aku jadi tour guide deh. Gampang lah yaa😀😀

Ditulis oleh: @RainUniQ
Diambil dari: https://rainuniq.wordpress.com/2015/09/26/bekelotokan-di-sungai-martapura/

Putri Junjung Buih

image

Siapa sih yang gak kenal Puteri Junjung Buih? Puteri Junjung Buih itu ibaratnya Ratu Laut Selatan-nya Kalimantan Selatan. Cantik jelita, rambut ikal mayang, wangi semerbak dan mempunyai kekuatan magis. Puteri Junjung Buih identik dengan pakaian serba kuning dan sebuah mahkota diatas kepalanya. Puteri Junjung Buih adalah mitos yang terkenal di kota Banjarmasin. Saking terkenalnya sampai pada perkawinan Adat Banjar-pun dimasukkan. Kisahnya pun selalu diceritakan secara turun temurun. Asal usulnya tidak pernah jelas. Ada 3 versi mengenai asal usulnya. Ada yang berasal dari semedi Lembu Mangkurat (Lambung Mangkurat), ada yang berasal dari temuan Datuk Pujung diatas sungai, ada juga yang mengatakan kalau Puteri Junjung Buih ini merupakan jelmaan dari Galuh Cipta Sari.
Dan versi paling terkenal adalah versi pertama. Versi Lembu Mangkurat. Jadi akan diceritakan mengenai asal usulnya dulu ya. Pada jaman dahulu kala, Lembu Mangkurat ini diutus oleh Empu Jatmika untuk mencari Raja yang sebenarnya dikarena Empu Jatmika bukan turunan seorang raja, melainkan hanya saudagar kaya yang sedang mendirikan kerajaan baru di Pulau Hujung Tanah. Dan masyarakat sekitar Pulau Hujung Tanah percaya apabila pemimpin mereka bukan turunan raja Maka akan terjadi mendatangkan marabahaya. Lembu Mangkurat kemudian melakukan semedi selama 40 hari 40 malam di daerah Ulu Banyu. Dan pada hari terakhir munculah seorang wanita cantik dari dalam buih sungai.
Nah, pada perkawinan Adat Banjar, kekhasan Puteri Junjung Buih ini dipakai yaitu memakai pakaian dan pelaminan serba kuning. Akan tetapi ada ritual yang wajib dilakukan ketika ingin memakai ini. Yaitu menghidangkan bubur merah dan putih dalam satu piring. Selain itu ada doa yang dibaca yaitu doa salamat tulak bala dan minta jangan diganggu oleh datu-datu (para tokoh makhluk gaib) termasuk Puteri Junjung Buih. Kemudian bubur merah dan putih itu diletakkan ke wadah yang berisi daun pisang sekitar delapan buah dilengkapi dengan sebatang rokok pada setiap wadah. Kemudian empat buah wadah diletakkan pada setiap sudut rumah dan empat buah lainnya diletakkan di bawah empat suduht pelaminan. Serta menyiapkan piduduk yaitu beras ketan merah, gula merah, kelapa dan telur ayam sebagai tanda mengadakan pesta perkawinan yang diletakkan dibawah pelaminan.(Humaidy, 2006: 50-52)
Mitosnya apabila ritual ini ditinggalkan tetapi memakai pakaian adat Banjar maka akan terjadi gangguan pada mempelai. Biasanya pengantin perempuannya tiba-tiba pingsan, kemudian ketika siuman kembali akan melakukan hal-hal aneh. Entah itu teriak-teriak tidak jelas, menari ditengah acara, tertawa nyaring, menangis tersedu-sedu atau badannya akan lesu lemah lungai.
Nah sekian mitos dari daerah Banjarmasin, tertarik? Yuk kesini, liat perkawinan Adat Banjar. Ehehe

Ditulis oleh: @RainuniQ
Diambil dari: https://rainuniq.wordpress.com/2015/09/18/putri-junjung-buih/

Soto Banjar

Kalo ke Banjarmasin rasanya gak lengkap kalo gak makan Soto Banjar. Iya. Soto khas Banjarmasin. Kalo di Makassar ada Coto Makassar, di Banjarmasin ada Soto Banjar.

Soto Banjar itu rasanya gurih-gurih asin. Rasanya itu didapat dari adas, kaskas, kapulaga, bunga sisir, daun ganti, merica, kayu manis dan kenari. Itu semua merupakan bumbu Soto Banjar. Bumbunya dapat dimana? Dari mamaku ehehe. Soto Banjar terdiri dari kuah Soto dan lontong. Tapi lontong bisa diganti pakai nasi kok, namanya berubah tapi. Jadi nasi sop.

image
Soto Banjar

Di dalam Soto Banjar itu ada perkedel kentang, bawang goreng, jeruk purut, soun (bihun), ayam kampung rebus yang disuwir, telur dan kentang rebus. Banyak kan ya? Waktu yang paling pas buat makan Soto Banjar ini pas makan siang atau malam. Kalau untuk santapan pagi kurang cocok. Oh iya! Kalau suka pake kecap, disarankan pakai kecap tulis. Kecap tulis itu cuma ada di Banjarmasin loh. Kecap tulis itu kecap besar botol kaca yang ada tulisan cap tulis. Akunya kemaren lupa foto. Yang jelas ada di setiap warung di Banjarmasin. Rasanya lebih enak dibandingkan pakai kecap bango atau ABC. Lebih Banjarmasin, halah.

Sabilal Muhtadin

Sebenarnya ikon dari Banjarmasin itu ya pasar terapung. Tapi itu dibahas di tema lain saja ya. Jadi aku kenalkan ikon lain dari kota Banjarmasin. Yaitu Mesjid Raya Sabilal Muhtadin.
image
Mesjid Raya Sabilal Muhtadin (tampak belakang)
Kalau ke Banjarmasin, gak afdol rasanya kalo gak kesana. Selain karena mesjidnya megah, bagus dan terkenal. Letaknya juga strategis, pas ditengah kota. Jadi nyarinya gak susah. Mesjid ini dibuka oleh Presiden Soeharto pada tahun 1981.
image
Plakat pembukaan oleh Presiden Soeharto
Sejarah mesjid ini dibangun diatas sebuah pulau. Iya pulau, namanya pulau tatas. Awalnya sebelum mesjid ini dibangun, terdapat benteng jaman kolonial belanda. Namanya benteng tatas. Dan konon katanya di benteng itu banyak penyiksaan. Makanya yang dibangun tempat ibadah supaya gak angker. Katanya sih ya. Seluruh bangunan mesjid terbuat dari marmer. Dan di keempat sisinya terdapat menara kecil.

PosCinta. Powered by Blogger.