Showing posts with label Solo. Show all posts
Showing posts with label Solo. Show all posts

Pasar Gede



Pasar Gede ini merupakan pasar terbesar dan tertua di Solo. Pasar Gede dirancang oleh arsitek Belanda bernama Ir. Thomas Karsten.

Gede pasar ini masih kalah gede sama semangat dan ramah tamah orang-orang yang mencari nafkah disana. Masih segar ingatan tentang seorang Ibu tua yang bekerja sebagai kuli panggul belanjaan. Kok ya kuat ya? luar biasa! kalo aku yang pikul po gak sempal boyok langsung 😅

Eniwe, Pasar Gede punya beragam kuliner yang harus dicobain. Seperti getuk, kalo disini bilangnya lenjongan. Tapi bentuknya kaya getuk, kaya. Isinya ada ketan item, ada getuknya, ada macem2 (haduh maafkeun, gak hafal namanya). Ada Brambang Asem, ada Cabuk Rambak, ada es dawet, dan sebagainya.

Semakin kesini keadaan Pasar Gede semakin baik. Kini sedang dilakukan renovasi pada Pasar tersebut. Duh, semoga semakin tertata rapi dan mensejahterakan para pedagang dan pencari nafkah semua disana ya, Amin.



Ditulis oleh  @ayuwiedya

Diambil dari https://instagram.com/p/7UrmYZi8YK/

Gladak, Pusatnya Kota Solo

GLADAK, PUSATNYA KOTA SOLO. Nggak afdol rasanya mengunjungi Solo tanpa pergi ke daerah Gladak. Mungkin kalian bakal bertanya 'Gladak? Emang terkenal?' Gladak emang nggak seterkenal Monas atau Patung Liberty, bahkan di Google Maps pun tidak dicantumkan, sedih bukan? Hihi Sebenarnya, Gladak itu adalah nama perempatan di Solo. Cuma perempatan? Iya. Dan daerah di sekitar perempatan itu disebut GLADAK. Lalu, apa sih istimewanya Gladak? Tidak istimewa juga sih, tapi Gladak itu seperti 'pusat Solo', bagaimana tidak, di Gladak ini terdapat tempat-tempat yang wajib dikunjungi saat ke Solo, antara lain adalah Keraton Surakarta Hadiningrat yang banyak menyimpan cerita sejarah, Benteng Vastenburg yang menjadi saksi bisu kedudukan Belanda di Indonesia, BTC dan PGS pusat grosir terbesar di Solo raya, serta perempatan ini menjadi ujung dari Jalan Slamet Riyadi, jalan yang paling hitz di Solo. Disekitar Gladak pula terdapat Balai Kota Surakarta, dimana pusat pemerintahan kota ada di sini. Sudah jelas bukan, kalau di Gladak ini adalah pusatnya Kota Solo. Tertarik? 😄😄 #KotakuBercerita #Solo . . @kotakubercerita *video diambil di depan Balai Kota Surakarta*
A video posted by Dhian🌸 (@dhiantanca) on

Oleh: @dtanca
Diambil dari: https://instagram.com/p/7G7njZmo_O/



Halo Vastenburg!

Halo Vastenburg! Solo tidaklah begitu besar seperti Jogja tetangganya, namun tidak pula kecil. 15 tahun lalu, saat saya masih duduk di bangku sekolah dasar, seluk beluk jalanan dan tempat-tempat populer di kota ini sudah saya kenali dengan baik termasuk jalan tikusnya. Bersepeda onthel bersama kawan-kawan, juga kebiasaan membaca peta yang diajarkan saat pramuka adalah formula paling ampuh untuk menjajaki kota sendiri. Tapi ada yang janggal, bahkan saya merasa gagal. Benteng ini, yang bernama Vastenburg, baru saya kenali ketika saya duduk di bangku kuliah! Ah, kurang ajar sekali saya ini. Entah kebetulan seperti apa, tapi jurusan kuliah saya yang Ilmu Sejarah, mau tidak mau menampar saya sangat keras dengan sebuah fakta; bahwa di pusat kota, di kawasan gladak, sejak pertengahan abad ke-18 berdiri kokoh sebuah benteng peninggalan Belanda. Ternyata, penyebab dari ketidaktahuan dan ketidakpedulian saya adalah bahwa kawasan Benteng Vastenburg selalu tertutupi oleh pagar bambu tinggi. Saya tidak akan bercerita banyak tentang ini itu, juga perihal sengketa kepemilikan lahan benteng ini yang entah kenapa bisa ada di tangan swasta sejak tahun 1991, sudah banyak informasi yang tersaji di jagat maya mengenai ini. Vastenburg bukan sekadar cagar budaya, bukan sekadar bangunan kuno yang perlu dijaga kelestariannya. Ia adalah saksi bisu sejarah; tentang sebuah peradaban, tentang pergulatan dan intrik perebutan kekuasaan raja-raja jawa, juga sebuah tempat yang menyimpan akumulasi dari ingatan kolektif seluruh masyarakat kota ini, termasuk saya - yang saat sore tadi ketika berkeliling Benteng ini, mendapatkan sebuah nostalgia, sebuah perasaan yang entah, tentang keinginan untuk bisa kembali ke masa kecil saya; masa-masa yang dihabiskan dengan canda tawa, tangis manja khas anak-anak, juga segala masalah yang selesai di pangkuan lelap. Solo, 1 September 2015 cc : bosse @kotakubercerita kang pos @anakkopi #30harikotakubercerita #solo #landmark #pusatkota #fort #vastenburg
Video kiriman G I L A N G (@narasibulanmerah) pada


Oleh: @kolorjingga
Diambil dari: https://instagram.com/p/7DuFhgL6hf/


PosCinta. Powered by Blogger.